about img

Akhir-akhir ini masyarakat mulai menggemari jenis daging sapi yang disebut wagyu. Dikatakan, daging jenis ini terasa lezat dan sangat empuk. Berbeda dengan daging-daging jenis lain yang biasa disantap sebelumnya. Apa sebenarnya rahasia di balik kelezatan wagyu? 

Kata “wagyu” sebenarnya berasal dari Jepang, dimana “Wa artinya Jepang, sedangkan “Gyu” artinya Sapi.  Kini salah satu produsen terbesar Wagyu di dunia adalah negara Australia.

 Jenis sapi Wagyu memiliki keunggulan yaitu kemampuannya menyimpan lemak dalam otot, sehingga ketika diberi pakan lemak dari biji-bijian, tubuh sapi Wagyu menghasilkan marbling.

Pada 1988, gen sapi Wagyu didatangkan ke Australia dan dilakukan perkawinan silang. Alasan mengembangkan sapi ini juga karena para penghasil daging sapi Australia menyadari bahwa kondisi iklim setempat sangatlah tepat untuk memelihara dan mengembangbiakkan sapi-sapi terbaik. Saat ini, terdapat tak kurang dari 300 peternak wagyu di Australia yang menyediakan perkawinan silang.

Daging sapi wagyu dikenal secara internasional dari ciri khasnya sebagai makanan yang berkualitas. Hal ini termasuk cita rasanya yang unik, marbling atau kandungan lemak dalam otot yang sangat tinggi  tender, juicy, rasanya yang enak, dan lemaknya yang secara harfiah meleleh dalam mulut ketika dimakan. Kombinasi antara sifat genetik dan pemberian makanan khusus, menghasilkan daging yang mempunyai karakter tersendiri yang nampak jelas pada semua bagian dagingnya, mulai dari fillet sampai brisket.

Di balik empuknya daging sapi wagyu, sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhinya.., Terutama faktor pemberian pakan biji-bijian yang pada akhirnya menghasilkan marbling (lemak dalam daging). Marbling adalah guratan halus lemak putih di dalam daging yang memberi cita rasa lezat dan manis serta member tekstur yang lunak pada daging.

Jumlah marbling yang banyak ini tidak terdapat pada sembarang jenis sapi. Marbling terbentuk karena sapi diberi diet energi tinggi dari pakan biji-bijian, seperti gandum, serat tanaman, protein dari biji-bijian dan minyak biji kapas.

Hal ini juga yang membuat daging sapi Wagyu menjadi sangat mahal, yaitu karena pemberian pakan biji-bijian yang membutuhkan lebih banyak biaya, tidak seperti pemberian pakan rumput.

Per ekor sapi Wagyu bisa menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk pakannya saja. Semakin lama dan semakin banyak pakan biji-bijian yang diberikan maka tingkat marbling (grade / marbling score) pun akan semakin tinggi.

Cara pemberian makan grass fed dan grain fed, terbukti mampu membuat daging semakin berkualitas. Semakin banyak marbling, semakin tinggi kelas daging tersebut. Marbling diukur dalam grade, dimulai dari 1 hingga 12.  Semakin tinggi grade marbling daging Wagyu, akan semakin mahal pula harganya.

Terakhir, kelezatan daging akan semakin sempurna bila cara memasaknya dilakukan dengan benar, sesuai potongan dagingnya.  Dan ingat juga bahwa Wagyu sebaiknya tidak dimasak matang (well done). Untuk steak, tingkat kematangan terbaik adalah medium.

 

 

Baca Juga:

Mengenal Marbling Yang Bikin Lidah Bergoyang

http://meetthemeat.id/infographic-detail/31/mengenal-marbling-yang-bikin-lidah-bergoyang

Ini Dia Rahasia Kelezatan Daging Wagyu

http://meetthemeat.id/video-detail/24/ini-dia-rahasia-kelezatan-daging-wagyu

Jenis Daging Sapi Kenapa Harga Daging Sapi Wagyu Mahal

http://meetthemeat.id/article-detail/13/jenis-daging-sapi-kenapa-harga-daging-sapi-wagyu-mahal

 

Ingin tahu lebih banyak tentang daging sapi?

Kunjungi,

Website : http://www.trueaussiebeefandlamb.co.id/

Dan follow,

Facebook : http://www.facebook.com/IronFamID/

Instagram : http://www.instagram.com/steakhour/

Twitter : https://twitter.com/ironfamid