about img

Daging sapi mengandung banyak manfaat karena terdapat nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Salah satu manfaat yang bisa dirasakan jika daging sapi menjadi olahan keluarga adalah membantu perkembangan otak anak.

Agar perkembangan otak anak menjadi baik, seorang anak membutuhkan asupan nutrisi yang ideal. Antara lain protein (daging), karbohidrat (gandum), sayur-sayuran, buah, susu, dan air. Tapi terkadang orangtua tidak bisa menyiapkan banyak makanan untuk anak dan anak cenderung pilih-pilih makanan.

Daging sapi memiliki kandungan Zat Besi dan Zat Seng yang lebih tinggi dibanding dengan ayam, ikan, dan telur. Zat Besi mampu menghasilkan energi dan membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh, termasuk ke otak dan mampu membantu anak-anak lebih fokus di sekolah. Zat Besi juga penting untuk pertumbuhan fisik dan melindungi tubuh dari penyakit.

Kekurangan Zat Besi akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Misalnya kurangnya pembentukan saraf, tinggi badan, kemampuan intelektual, dan anak menjadi lebih moody. Sementara Zat Seng membantu memori anak-anak.

Selain keduanya, daging sapi juga memiliki kandungan protein yang tinggi. Apalagi menurut penelitian dari University of California, anak-anak yang memakan daging sapi setiap hari mampu mengungguli teman-temannya yang lain dalam tes kecerdasan bagian pemecahan masalah dan berhitung.

Bahkan menurut Lindsay Allen, ahli gizi dari University of California, kelompok anak yang memakan daging sapi lebih aktif di taman bermain, lebih banyak berbicara, dan menunjukkan keterampilan kepemimpinan yang lebih.

Sumber penelitian:

Davis, Director of the Global Livestock Collaborative Research Support Program, University of California, Judul “Meet diet boost kids’s growth”, nature.com

Ingin tahu nutrisi daging sapi yang belum kamu tahu? http://meetthemeat.id/video-detail/28/nutrisi-daging-sapi-yang-mungkin-kamu-belum-tahu