about img

Sebagian orang suka membeli daging sapi beku (frozen meat) karena kepraktisannya.

Kapan saja ingin memasak, tak perlu repot-repot keluar rumah untuk berbelanja lagi.

Tinggal ambil daging di freezer, di-thawing (dicairkan), lalu dimasak.

Meski begitu, masih banyak orang yang melakukan kesalahan dalam penyimpanannya.

Akibatnya, daging yang mereka simpan hanya tahan dalam hitungan satu dua bulan atau bahkan minggu.

Padahal, jika disimpan dengan benar, daging beku bisa tahan hingga 6 bulan tanpa basi.

Aturan pertama dalam menyimpan daging adalah memastikan daging disimpan di dalam freezer. Pastikan freezer bekerja dengan baik alias tidak rusak (suhu sekitar -18 derajat).

Aturan kedua, sebelum disimpan di dalam freezer, pastikan daging disimpan di dalam plastik kedap udara. Jika tidak memiliki vakum untuk membuat plastik kedap udara, mintalah butcher (tukang daging) untuk mengemas daging dalam plastik kedap udara saat dibeli.

Aturan ketiga, jangan disimpan bertumpuk.

Aturan keempat, jangan membekukan lagi daging yang sudah dicairkan (thawing). Sebab daging yang sudah dicairkan tidak akan bisa tahan lama.

Jika aturan-aturan tersebut dipenuhi dengan benar, daging sapi beku akan bisa Anda simpan tanpa basi hingga 6 bulan.

Sementara untuk daging segar (Chilled Meat), perlakuan penyimpanannya sedikit berbeda. Untuk daging segar cukup disimpan di lemari es dengan suhu 1-5 C.

Di lemari es, letakkan di wadah tertutup dan jangan sekali-kali mencampurnya dengan daging yang sudah diolah. Lebih baik lagi daging dipotong dalam ukuran lebih kecil dan jangan ditumpuk. Jika dilakukan dengan benar, daging sapi segar bisa tahan disimpan dalam kulkas hingga 3 hari.

Hal lain yang patut diperhatikan baik untuk daging beku maupun daging segar, jangan sekali-kali membersihkannya dengan air. Sebab jika daging sapi dicuci dengan air, maka teksturnya akan berubah menjadi alot dan keras. Ini tentunya akan mengurangi kelezatan masakan.

Lantas bagaimana membersihkannya? Cukup dengan  memotong/mengiris lapisan daging yang kotor.

Tidak hanya proses pembersihannya yang harus benar, proses pencairan (thawing) daging juga mesti dilakukan dengan tepat untuk memperoleh hasil maksimal.

Untuk daging beku jangan dicairkan di luar atau di suhu ruangan. Pasalnya hal itu akan menimbulkan bakteri sehingga menjadi tidak aman untuk dikonsumsi dan bau.

Cara pencairan yang benar adalah meletakkannya di kulkas bawah selama 12 jam/ kg daging. Sementara untuk daging segar lebih simpel karena bisa langsung dimasak.

Ohya, perlu diinformasikan pula bahwa daging frozen yang diimpor dari Australia adalah daging segar, nyaris tidak ada bedanya dengan daging chilled.

Selamat mencoba!

 

Baca juga :

Persamaan & Perbedaan Chilled Meat dan Frozen Meat http://meetthemeat.id/infographic-detail/23/persamaan-perbedaan-chilled-meat-dan-frozen-meat

 

Photo Credit : saddako.123rf