about img

Mendengar namanya saja sudah membuat sebagian orang merasa tidak sanggup untuk memasaknya sendiri. Benarkah demikian?

Pada dasarnya memasak barbecue (BBQ) memang memiliki seni tersendiri. Namun, bukan berarti tidak bisa dipraktikan oleh orang awam.

Caranya bisa dimulai dengan menyimak 4 langkah sederhana berikut ini:

1. Oleskan minyak pada daging. Lakukan bukan pada alat panggangan. Jika menggunakan daging yang dimarinasi (dilumuri dengan bumbu), keringkan daging dengan tissue atau kertas sebelum dipanggang.

2. Pastikan alat panggangan sudah panas sebelum kita mulai memasak. Daging harus berdesis ketika ditaruh di atas alat panggangan.

3. Biarkan daging masak di satu sisinya, baru balik. Cukup balik sekali saja. Upayakan untuk menggunakan penjepit untuk membalik daging, bukan menggunakan garpu. Sebab, jika ditusuk dengan garpu maka sari daging (juice) akan keluar dan mengurangi rasa (flavor) daging. Idealnya, untuk ukuran 1 potong steak 200gram, untuk kematangan medium, panggang daging 5 menit untuk setiap masing-masing sisinya.

4. Ketahuilah jenis kematangan yang Anda inginkan. Rare artinya daging masih sangat empuk, Well done artinya daging sangat keras ketika ditekan dengan penjepit. Diamkan daging selama beberapa menit dengan ditutup aluminum foil sebelum disajikan. Proses ini dinamakan ‘resting’ yang fungsinya untuk menjaga sari daging tetap terjaga. Tingkat kematangan yang ideal adalah medium.

 

Jangan lupa mengenali potongan daging sapi yang paling tepat untuk BBQ, yaitu:

- Tenderloin / fillet

- Rib eye / Scotch fillet

- Sirloin

- T-Bone

- Rump

- Flank

- Tri-tip (bagian dari Rump)

- Blade atau Oyster blade

- Brisket (harus dipanggang dalam waktu lama)

- Short ribs (harus dipanggang dalam waktu lama)

 

Nah, setelah memahami langkah-langkah memasak BBQ berikut jenis-jenis potongan daging sapi, kini saatnya mengenali dan memahami beberapa tips memasak BBQ agar memperoleh rasa yang sempurna ala chef restoran.

1. Jangan memanggang terlalu banyak

Meletakkan daging terlalu banyak ketika memanggang akan menurunkan panas sehingga daging tidak bisa dimasak dengan sempurna.

2. Jangan terlalu sering membalik daging – cukup balik sekali saja

Cukup balik daging sekali saja dan jangan ditusuk dengan garpu. Daging yang ditusuk garpu akan mengeluarkan juice (sari daging) sehingga akan hilang rasanya.

3. Periksa kematangan daging

Pelajari cara untuk mengetahui kematangan daging dengan cara menekan jari telunjuk ke ibu jari Anda. Tekan sisi samping telapak tangan Anda. Tekstur daging Rare adalah ketika kita menekan jari telunjuk ke ibu jari. Tekstur daging Well done adalah ketika kita menekan jari kelingking ke ibu jari.

4. Gunakan termometer daging untuk cara memasak Roasting

Jika perlu, gunakan termometer daging saat memanggang daging utuh atau potongan yang sangat besar (roasting) untuk mendapatkan tingkat kematangan daging yang diinginkan.

- 55oC – 60oC : Rare

- 60oC – 65oC : Medium rare

- 65oC – 70oC : Medium

- 75oC         : Well done

5. Diamkan daging yang sudah dipanggang sebelum disajikan

Biasakan untuk mendiamkan daging yang baru saja diangkat dari alat pemanggang sebelum disajikan. Cara ini akan mengunci sari daging (juice) untuk tetap terikat di dalam daging sehingga menghasilkan rasa yang enak, empuk dan juicy.

Diamkan daging irisan steak selama 2-5 menit dengan ditutupi aluminum foil. Sementara itu untuk roasting atau potongan besar, diamkan selama 10-30 menit dengan ditutupi aluminum foil.

 

ingin tahu salah satu resep BBQ lainnya? tonton disini

https://www.youtube.com/watch?v=NnONa9VT8p0